Tampilkan postingan dengan label Kapita Selekta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kapita Selekta. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Juni 2010

Replika Arsitek

Pada pembahasan Simbol dan Arsitektur di mata kuliah Kapita Selekta oleh bapak Eduard Tjahjadi, secara singkat dapat kita pelajari bahwa sebuah gedung atau bangunan mempunyai simbol-simbol yang tersembunyi. Pada Replika Arsitek ini, akan dibahas tentang kemiripan bangunan-bangunan lain yang menyerupai bangunan asli. Simbol yang tersembunyi dapat beraneka ragam. Seni, kekaguman, makna yang hendak di ambil dan lain-lain dapat menjadi makna mengapa banyak gedung baru menyerupai gedung-gedung bersejarah.

1. Perumahan Citra Raya
Salah satu perumahan yang terletak di Tangerang ini, mempunyai gerbang perumahan yang unik. Gerbang yang menjulang cukup tinggi dan terdapat beberapa ekor kuda hijau yang seakan berdiri.
Mungkin, banyak orang yang belum mengetahui, bahwa gerbang perumahan Citra Raya ini hampir mirip dengan salah satu bangunan sejarah di Berlin.

Brandenburger Tor - Berlin
dengan Citra Raya - Tangerang


Pada kedua gambar tersebut, dapat dilihat, ada beberapa kemiripan. Kuda, susunan gerbang dan warna. Citra Raya menyebut dirinya sebagai Kota Nuansa Seni. Mungkin, gerbang perumahan ini memiliki simbol seni yang tidak sengaja serupa dengan Brandenburger Tor. Atau, konsep dari gerbang Citra Raya ini mengikuti Brandenburger Tor karena keindahan bangunan tersebut.

2. Capital Gate Tower
Menara miring Pisa, sepertinya harus memiringkan bangunannya lagi. Bangunan Capital Gate Tower adalah gedung yang akan menggantikan menara Pisa sebagai bangunan miring. Capital Gate Tower dibangun di Abu Dhabi, dengan rancangan kemiringan 4 kali dari menara Pisa yakni sekitar 18 derajat. Perusahaan kontraktor bangunan ini bahkan hendak mendaftarkan Capital Gate Tower sebagai bangunan termiring di dunia.

Menara Pisa dibandingkan dengan Capital Gate Tower


Tujuan pembangunan Capital Gate Tower ini, mungkin mengandung simbol teknologi dan kemewahan dari Dubai dengan konsep dari Menara Pisa yang miring karena faktor alam, tapi Capital Gate Tower karena faktor manusia.

Dari kedua contoh arsitek tersebut, kemiripan gedung yang satu dengan yang lainnya dapat saja terjadi karena berbagai faktor. Disengaja atau tidak, selain kedua contoh arsitek tersebut, dapat Anda temukan bangunan lain yang serupa.

Sumber Gambar:
http://www.inf.fu-berlin.de/inst/ag-bg/wuhan2002/conference/
http://lv.tixik.com/image-427204.htm
http://blogs.nlb.gov.sg/ask/history/828
http://bennlucky7.wordpress.com/2009/11/05/capital-gate-tower/


Disusun oleh: Michele Vannessha - 915070013


Selengkapnya...

Jumat, 18 Juni 2010

Hukum Konsumen

Biasanya di dalam kehidupan sehari-hari kita melihat konsumen sebagai orang yang membeli barang/ jasa dari produsen melalui perantara yang dapat berupa distributor dan lainnya. Akan tetapi, ternyata yang disebut dengan konsumen hanyalah orang-orang yang merupakan pengguna dari barang/jasa tersebut dan bukan hanya pembeli dari produk yang berupa barang/jasa tersebut.

Orang natural : merupakan orang-orang dalam arti yang sebenarnya

Orang badan hukum : merupakan badan hukum yang disebut-sebut sebagai orang, dan bukan merupakan orang dalam arti yang sebenarnya.

Principal : merupakan bagian yang tertinggi dari hubungan produsen-konsumen

Intermediate consumer : merupakan perantara antara Principal Bisnis dan Ultimate customer. Intermediate customer biasanya memiliki hubungan bussiness to business dengan Principal.

End /ultimate costumer : Merupakan konsumen yang merupakan pemakai produk yang berasal dari principal dan intermediate customer. Jika terdapat masalah maka kita dapat langsung mengadukannya kepada Principal dan tidak melalui perantara.

Agen : Merupakan konsumen antara juga , tetapi merupakan wakil dari principal. Ia hanya merupakan orang yang mendapatkan delegasi kewenangan

Principal – Intermediate customer – Ultimate customer

Principal – Agen – Konsumen

Distributor : konsumen tidak langsung ke principal, tetapi langsung ke distributor sehingga barang tersebut merupakan tanggung jawab distributor

Pemakai : end consumer/ konsumen akhir , dilindungi oleh hukum sebagai pemakai

Barang/ jasa sifatnya luas, bisa berwujud dan tidak berwujud

Contoh tidak berwujud : hak orangtua kepada anaknya


Benda tidak bergerak : contohnya tanah

Barang yang dapat dihabiskan/tidak dapat dihabiskan : Makanan (tidak dapat dihabiskan), pakaian (tidak dapat), dan harus dapat diperdagangkan.

Benda yang tidak dapat diperdagangkan : contoh , organ tubuh

Jasa adalah setiap layanan yang berbentuk pekerjaan atau prestasi yang disediakan bagi masyarakat untuk dimanfaatkan oleh konsumen.

Barang/jasa yang tersedia di masyarakat : barangnya harus tersedia terlebih dahulu baru dapat dikonsumsi.

Barang/ Jasa untuk kepentingan diri sendiri : jika bukan untuk diri sendiri maka akan terdpat kesan barang tersebut untuk dijual

Contoh : makanan kucing , kepentingan kita agar kucing tetap sehat

UU perlindungan konsumen : sepanjang tidak melebihi angka tertentu (40000 $ australia) jika lebih maka akan dipersoalkan.

Jika di Indonesia motif menjadi penting

Contoh : sebagai pemakai, konsumsi sendiri, dan tidak untuk diperdagangkan


Dosen : Bapak Shidarta


Disusun oleh : Stefen -915070104

Selengkapnya...

Komunikasi Kesehatan dan Advokasi Media

Sebagaimana kita ketahui bahwa media massa sangat berperan dalam kehidupan masyarakat khususnya di Indonesia. Media di anggap sebagai penyalur informasi yang akurat, tajam dan terpercaya, sehingga banyak sekali terjadi penyuluhan-penyuluhan yang secara disengaja untuk menyampaikan informasi-informasi penting mengenai kesehatan yang seperti kita ketahui bahwa di Indonesia kesehatan itu sangat minim sekali pengetahuannya.

Maka dari itu dengan adanya media massa membuat penyuluhan itu menjadi sedikit membantu seperti contoh iklan layanan masyarakat “SIAGA”, Siap antar jaga, yang di bintangi oleh penyanyi dangdut Iis Dahlia, dan iklan tersebut menjadi iklan terbaik se-Asia Tenggara karena dalam iklan layanan masyarakat tersebut baik daricetak, maupun televise menyampaikan betapa pentingnya peranan seorang suami dalam mencegah dan mengurangi kematian seorang ibu/istri. Ada juga iklan layanan masyarakat yang berada di billboard mengenai keganasan narkotika yang sangat membahayakan kehidupan, dimana gambar sangat berpengaruh untuk menyampaikan informasi kesehatan, sebagai contoh layanan masyarakat yang terdapat gambar seorang ibu yang menyesal ketika mengetahui bahwa anaknya mengidap positif AIDS, gambar sangat berperan dalam menyampaikan aspirasi masyarakat. Dan masih banyak sekali iklan-iklan layanan masyarakat di televise, radio, billboard, spanduk, sampai brosur.

Banyak cara untuk dapat menyampaikan aspirasi masyarakat dan berbagai macam kebutuhan konsumen, baik itu iklan yang bersifat komersil, prmosi maupun layanan masyarakat. Betapa pentingnya media massa saat ini, baik dalam segi pendidikan tentang kesehatan, perubahan perilaku, hingga perubahan social. Karena kita ketahui bahwa kesehatan itu penting sekali bagi kehidupan, walaupun ada berbagai produsen produk yang tidak peduli terhadap kesehatan masyarakatnya dan lebih mementingkan keuntungan semata. Sebagai contoh produsen rokok yang tidak mementingkan betapa kesehatan itu penting, sehingga dalam mottonya dapat diartikan bahwa hal yang paling utama adalah keuntungan demi keuntungan.

Pada film THE INSIDER jelas di rincikan bagaimana rokok itu berbahaya, film ini didasarkan pada true story dimana seorang pekerja di bidang farmasi pabrik rokok ini melihat adanya keganjalan terhadap kegiatan di pabrik tersebut, setelah di teliti pabrik rokok tersebut mencurangi/ membohongi masyarakat mengenai kandungan rokok tersebut, yang ternyata setelah di teliti setiap batang rokok tersebut mengandung nikotin, dimana nikotin itu terus ditambah dosisnya. Nikotin dapata membuat kita menjadi kecanduan/ ketagihan terhadap rokok, sehingga para perokok tidak bisa lepas dari rokok tersebut. Dan yang lebih parahnya lagi, rokok yang mengandung beragam bahan kimia dan bahan-bahan berbahaya lainnya, yang dapat membuat perokok menjadi gelisah dan tidak bisa lepas dari rokok itu, karena bahan-bahan kimia, dan nikotin itu merangsang kinerja otak kita sehingga tanpa nikotin/ rokok hidup menjadi gelisah dan kurang.

Tetapi dalam film best on true story ahli farmasi tersebut keluar dan menuntut kepada pemilik pabrik rokok tersebut, walapun terjadi banyak hal yang ditutup-tutupi pada akhirnya pemilik pabrik tersebut mengakui kesalahannya dalam mencampur dan memberikan dosis nikotin kepada setiap rokok, sehingga para perokok menjadi ketagihan, dan terus membeli produknya. Pada dulu kala, rokok diproduksi tanpa memberikan indikasi-indikasi yang berbahaya sehingga rokok dijual dan mendapatkan respon positif dari masyarakat. Dan seperti kita ketahui sekarang disetiap dus rokok terdapat indikasi-indikasi yang membahayakan untuk mengingatkan para perokok untuk berhenti mengkonsumsi rokok utnuk kesehatan khalayak.

Tetapi ironisnya, Indonesia terkenal sebagai industri rokok terbesar dan penghasil tembakau terbesar di dunia yang merupakan sumber devisa Negara yang terbesar. Berbeda di Negara-negara tetangga yang sekarang sudah tegas dan diktaktor terhadap rakyatnya dalam mengkonsumsi rokok, bahkan terdapat banyak aturan-aturan hukum yang tidak dapat dipandang sebelah mata, bahkan sudah disediakan ruangan-ruangan khusus perokok tanpa merugikan masyarakat lainnya.

Mulai dari pembuatan aturan hukum dari setiap Negara, para produsen rokok dan pabrik-pabrik besar beralih segmentasi secara geografis dan demografis. Dan pada kali ini Indonesia menjadi incaran dan sasaran empuk bagi para produsen rokok baik dalam negri maupun luar negri yang menjadikan Indonesia sebagai lahan yang subur. Indonesia tergolong dalam hukum yang masih rendah dan secara konsumsi sangat menguntungkan bagi para produsen rokok, sehingga hingga saat ini rokok yang beredar di Indonesia tidak hanya berasal dari dalam negeri, tetapi banyak sekali produk rokok luar negri yang ikut memeriahkan industri rokok Indonesia.


Pemerintah Indonesia sangat tidak tegas dalam pembuatan Undang-undang rokok, yang seakan-akan diatur oleh para produsen rokok untuk melancarkam usaha para produsen. Pemerintah tidak tegas dalam mengatur dan membersihkan wilayah-wilayah dari rokok, karena banyak pengusaha rokok membiayai dan mengeluarkan uang yang banyak untuk endirikan sekolah, rumah sakit, hingga tempat pos polisi yang juga tidak lepas dari iklan komersil rokok, yang tidak bisa menjadi teladan bagi masyarakatnya. Bahkan Negara satu-satunya yang tertinggal dan belum meratifikasi tentang bahaya rokok dan hukum-hukum yang melarang keras tentang rokok hanyalah Indonesia.

Rokok menjadi barang dagangan nomor satu di Indonesia, bagaimana tidak? Sebagian besar pajak yang diperoleh yaitu berasal dari rokok, dan iklan yang paling menguntungkan adalah rokok yang menjadi terkesan kreatif dan unik, karena iklan-iklan rokok dimedia massa sangat melarang adanya gambar yang memunculkan sebatang rokokpun, maka dari itu rokok menjadi klasik dan paling sering dicari, bahkan rokok sekarang membuka segmentasi lebih luas lagi yang mencakup para remaja bahkan anak di bawah umur. Tetapi apa daya, media memang menguasai dunia hiburan.

Iklan layanan masyarakat dan juga iklan komersil rokok sangat bertolak belakang dan memberikan sebuah pilihan. Rokok memang sangat intim dengan kehidupan kita sehari-hari, dimana terdapat dua klasifikasi perokok, antara perokok aktif (yaitu perokok yang mengkonsumsi langsung dengan rokok) dan juga perokok pasif (yaitu orang lain yang tidak merokok tetapi menghirup asap rokok dari perokok aktif, dan ini yang paling bahaya dan sangat rentan dengan penyakit).

Ternyata terdapat 2 asap rokok yang membahayakan bagi para perokok pasif, yaitu mainstream smoke( asap rokok yang dikeluarkan dari mulut perokok aktif) dan juga sidestream smoke (asap rokok yang di munculkan ketika rokok itu tidak dihisap, asap itu masih berada di batang rokok tersebut). Penelitian membuktikan bahwa asap rokok yang sangat membahayakan adalah asap yang di munculkan ketika rokok tersebut tidak di hisap, sehingga asap tersebut berasal dari batang rokok langsung yang membakar dengan sendirinya (sidestream)karena kandungan racun yang dibakar lebih besar dan lebih berbahaya.

Walau sampai saat ini pemerintah mengeluarkan peraturan-peraturan tentang larangan merokok ditempat bebas yang di publikasikan melalui media-media massa, tetapi tetap saja it tidak membantu dan bahkan hanya menjadi iklan yang tidak dihiraukan. Bahkan iklan komersil tentang rokok makin meluas dan makin banyak, lain halnya dengan iklan layanan masyarakat yang terbatas dan tidak sebanyak iklan komersil.

Iklan komersil rokok yang disajikan di Indonesia mulai dari pengepackan hingga bungkus rokok tersebut, yang disajikan sangat rapi dan dinamis, berbeda dengan iklan-iklan yang disampaikan dari negara-negara tetangga yang mengecam bahaya rokok, dengan memberikan gambar-gambar dari akibat rokok yang sudah terjadi, demi menekan pertumbuhan pengguna rokok.


Dosen : Irwan Julianto - Wartawan Koran KOMPAS

Disusun oleh: Shielda - 915070035
Selengkapnya...

Minggu, 30 Mei 2010

Modalitas komunikasi

Dalam memberi penilaian akan suatu hal diperlukan 3 hal, yaitu :

1. Rasio

Rasio adalah akal sehat yang memungkinkan manusia lebih dari mahluk hidup lainnya. Rasiopun dapat positif maupun negatif. Rasio positif bersifat membangun, sedangkan rasio negatif bersifat merusak, baik untuk diri sendiri ataupun kepada orang lain atau lingkungan. Rasio berpikir secara deduktif.

2. Indra / empirik

Empirik adalah cara berpikir yang didukung menggunakan data data dalam berargumentasi tidak hanya berpikir secara teoritis saja. Indra manusia banyak kalah dengan hewan karena indra cenderung berpikir induktif

3. Intuisi

Intuisi manusia muncul dr informasi yang kaya hasil penghayatan mendalam dan tersimpan dalam alam bawah sadar. Dapat mengingat hal tanpa kita sadari / alam bawah sadar.

Otak kita tidak suka melihat gambar-gambar yang membuatnya meloncat-loncat dengan cepat dari suatu perspektif ke perspektif lainnya. Intuisi tiba-tiba, terjadi di alam bawah sadar. Intuisi adalah perasaan yang sudah diolah atau lebih tajam. Ada keyakinan bahwa sesuatu akan terjadi.

Otak membandingkan suatu hal dengan apa yang pernah terjadi pada hidup kita, semakin banyak pengalaman maka semakin besar intuisi. Setiap orang mempunyai kemampuan mengamati., tapi ada juga intuisi yang salah karena didasarkan pada pengalaman kita, tidak ada bukti yang konkret.

Dalam komunikasi kita mengalami kendala antropologis seperti ras, suku, dan lain-lain. Kendala ini mempengaruhi indera kita. Semua ini dipengaruhi oleh sudut pandang.

Orang selalu ingin melebur pada kelompok besar, hal ini juga terjadi pada komunikasi.

Intuisionisme

Intusionis mengklaim bahwa matematika berasal dan berkembang di dalam pikiran manusia. Ketepatan dalil-dalil matematika tidak terletak pada simbol-simbol di atas kertas, tetapi terletak dalam akal pikiran manusia. Hukum-hukum matematika tidak ditemukan melalui pengamatan terhadap alam, tetapi mereka ditemukan dalam pikiran manusia.

Membandingkan kecerdasan hewan dengan manusia

Bahasa merupakan alat pemicu dari indra rasio dan insting.


Dosen : Bapak Shidarta


Disusun oleh : Selvi Agustina - 915070011

Selengkapnya...

Semiotik

SEMIOTIK

Kata Semiotik berasal dari kata Yunani seme; semeiotikos; penafsir tanda; yang berarti ‘tanda’, ‘sign’ dalam bahasa Inggris. Semiotik ialah ilmu yang mempelajari sistem tanda, seperti bahasa, kode, sinyal, dan sebagainya; dan merupakan suatu ilmu analisis tanda / studi tentang bagaimana sistem penandaaan berfungsi.



Semiotika dirintis pertama kali oleh Plato yang memeriksa asal muasal bahasa. Dan kemudian Aristoteles yang mencermati kata benda dalam bukunya Poetics dan On Interpretation dan melakukan penelitian empiric untuk pertama kalinya.



Tanda
Terdapat perbedaan mendasar mengenai tanda, yaitu antara tanda alami (natural) dan tanda yang disepakati (konvensional). Contoh dari tanda ialah Symptom, sedangkan contoh tanda alami seperti gejala alam (mendung), dan contoh dari tanda konvensional ialah rambu lalu lintas.
Perkembangan
a. St. Agustinus (354 – 430) mengembangkan teori tentang signa data (tanda konvensional). Persoalan tanda menjadi obyek pemikiran filosofis. Dimana studi dibatasi mengenai hubungan kata fisik dengan kata mental.

b. William of Ockham, OFM (1285 – 1349) mempertajam studi tanda. Tanda dikategorikan berdasarkan sifatnya. Apakah ia di alam mental dan bersifat pribadi, ataukah hanya diucapkan/ ditulis untuk public.

c. John Locke (1632 – 1740) melihat eksplorasi tentang tanda akan mengarah pada terbentuknya basis logika baru. Hal ini tertuang dalam karyanya “An Essay Concerning Human Understanding (1690)”.



Semiology

Konsep semiologi diperkenalkan oleh Ferdinand de Saussure (1857 – 1913) dari Swiss yang dahulu mengajar sansekerta dan liguistik sejarah. Pendekatan Saussure tentang bahasa berbeda dari pendekatan filolog abad 19, dimana ia mengkaji linguistik secara sinkronik bukan secara diakronik. Saussure mendefinsikan tanda liguistik sebagai entitas dua sisi (dyad). Sisi pertama disebut penanda (signifier) dan sisi kedua adalah petanda (signified).
Tanda adalah kesatuan dari suatu bentuk penanda (signifier) dengan sebuah ide atau petanda (signified). Penanda adalah “bunyi yang bermakna” atau “coretan yang bermakna”. Penanda adalah aspek material dari bahasa yaitu apa yang dikatakan atau didengar dan apa yang ditulis atau dibaca. Sedangkan, Petanda adalah gambaran mental, pikiran, atau konsep. Jadi, petanda adalah aspek mental dari bahasa.

Tanda liguistik (antara penanda dan petanda) bersifat arbitrer (terserah pengguna) contoh di Indonesia disebut anjing, dan di inggris disebut dog. Konsep tantang anjing tidak harus dibangkitkan oleh penanda dalam bentuk bunyi a/n/j/i/n/g; karena bagi orang Ingris penertian anjing diperoleh melalui kata “dog”.

Terhubungnya sebuah penanda dan petanda hanya dapat dimungkinkan oleh bekerjanya sistem relasi atas kesepakatan (konvensi). Tanda dapat bekerja karena ada difference, artinya dia dapat dibedakan dengan tanda – tanda lainnya.

Fenomena bahasa dibentuk oleh dua faktor; parole – ekspresi kebahasaan dan langue – sistem pembedaan di antara tanda – tanda. Struktur konsepsi dasar tentang langue berkaitan dengan kombinasi dan substitusi elemen – elemen bahasa (hubungan paradigmatik-sintagmatik).

Charles Sanders Peirce (1839 – 1914)
seorang filsuf berkebangsaan Amerika. Ia mengembangkan filsafat pragmatisme
melalui kajian semiotic, dan Teori tanda yang dibentuk oleh tiga sisi:
a. Representamen (tanda) b. Objek (sesuatu yang dirujuk oleh tanda) c. Interpretant (efek yang ditimbulkan;hasil)
Selain itu terdapat immediate interpretant (makna pertama), dynamic interpretant (makna dinamis), final interpretant (makna akhir).
Peirce memperkenalkan sifat dinamisme internal dalam tanda. Interpretant yang tersamar memungkinkan ia menjelma menjadi tanda baru (rantai semiosis).
Representamen: the form which the sign takes
Interpretant: not an interpreter but rather the Sense made of the sign
Object: to which the sign refers

Contoh: Anjing
Kata “Anjing" sebagai penanda, Konsep dalam otak kita tentang bentuk anjing ialah interpretant, sedangkan gambar atau binatang asli anjing ialah objeknya.


LEVEL TANDA
Tanda yang dikaitkan dengan ground/ representamen dibaginya menjadi:
oQualisign adalah kualitas yang ada pada tanda (mis. warna hijau)
oSinsign adalah eksistensi aktual benda atau peristiwa / realitas fisik yang nyata. (mis. rambu lalu lintas)
oLegisign adalah norma/ hukum yang dikandung oleh tanda (mis. suara pluit wasit)

LEVEL OBJEK
oIkon adalah tanda yang hubungan antara penanda dan petandanya bersifat bersamaan bentuk alamiah. Dengan kata lain, ikon adalah hubungan antara tanda dan objek atau acuan yang bersifat kemiripan; misalnya foto.
oIndeks adalah tanda yang menunjukkan adanya hubungan alamiah antara tanda dan petanda yang bersifat kausal atau hubungan sebab akibat, atau tanda yang langsung mengacu pada kenyataan; misalnya asap sebagai tanda adanya api.
oSimbol adalah tanda yang menunjukkan hubungan alamiah antara penanda dengan petandanya. Hubungan di antaranya bersifat arbitrer, hubungan berdasarkan konvensi masyarakat, misalnya kata, bendera

LEVEL INTERPRETANT o Rheme adalah tanda yang memungkinkan orang menafsirkan berdasarkan pilihan. Tanda tampak bagi interpretant sebagai sebuah keungkinan, misalnya: konsep
o Dicent sign atau dicisign adalah tanda sesuai dengan kenyataan. Tanda bagi interpretant sebagai sebuah fakta, misalnya: pernyataan deskriptif
o Argument adalah yang langsung memberikan alasan tentang sesuatu. Tanda bagi interpretant sebagai sebuah nalar, misalnya : preposisi

Konsep dasar semiotic
Peirce membedakan tiga konsep dasar semiotik, yaitu:
Sintaksis mempelajari hubungan antartanda. Hubungan ini tidak terbatas pada sistem yang sama. Contoh: teks dan gambar dalam wacana iklan merupakan dua sistem tanda yang berlainan, akan tetapi keduanya saling bekerja sama dalam membentuk keutuhan wacana iklan.

Semantik mempelajari hubungan antara tanda, objek, dan interpretannya. Ketiganya membentuk hubungan dalam melakukan proses semiotis. Konsep semiotik ini akan digunakan untuk melihat hubungan tanda-tanda dalam iklan (dalam hal ini tanda non-bahasa) yang mendukung keutuhan wacana.

Pragmatik mempelajari hubungan antara tanda, pemakai tanda, dan pemakaian tanda.



Roland Barthes (1915 - 1980)
Roland Barthes berpandangan bahwa sebuah sistem tanda yang mencerminkan asumsi-asumsi dari suatu masyarakat tertentu dalam waktu tertentu. Tulisan – tulisan pada majalah Prancis “Les Letters Nouvelles”, membahas ‘mitologi’ bulan ini menunjukan bagaimana aspek denotatif tanda – tanda dalam budaya pop yang menyingkap konotatif (mitos – mitos) yang dibangkitkan oleh sistem tanda yang lebih luas yang membentuk masyarakat.

Semiologi Barthes, pada dasarnya hendak mempelajari bagaimana kemanusiaan (humanity) memaknai hal-hal (things). Salah satu wilayah penting yang dirambah Barthes dalam studinya tentang tanda adalah peran pembaca (the reader). “Mitos – mitos yang menyelimuti hidup kita bekerja sedemikian halus, justru karena mereka terkesan benar – benar alami. Dibutuhkan sebuah analisis mendalam, seperti yang dilakukan oleh semiotika.”
Barthes mengulas apa yang sering disebutnya sebagai sistem pemaknaan tataran ke-dua, yang dibangun di atas sistem lain yang telah ada sebelumnya. Sistem ke-dua ini oleh Barthes disebut dengan konotatif, berbeda dari denotative atau sistem pemaknaan tataran pertama. Denotasi lebih diasosiasikan dengan ketertutupan makna. Sedangkan Konotasi identik dengan operasi ideologi, yang disebutnya sebagai ‘mitos’ dan berfungsi untuk mengungkapkan dan memberikan pembenaran bagi nilai-nilai dominan yang berlaku dalam suatu periode tertentu.

Dalam buku “The Rhetoric of the Image” (1964), terdapat 3 macam pesan yaitu:
Pesan Liguistik; semua kata dan kalimat dalam iklan
Pesan ikonik yang terkodekan; konotasi yang muncul dalam foto iklan (yang hanya berfungsi jika dikaitkan dengan sistem tanda yang lebih luas dalam masyarakat)
Pesan ikonik tak terkodekan; denotasi dalam foto iklan


Umberto Eco
ialah Seorang sejarahwan, penulis esai, novelis dan semiotisi dari Italia. Ia mengatakan bahwa “ tanda dapat digunakan untuk menyatakan kebenaran, sekaligus juga untuk mengatakan kebohongan.”
Eco menganggap tugas ahli semiotika bagaikan menjelajahi hutan, dan ingin memusatkan perhatian pada modifikasi sistem tanda. Eco kemudian mengubah konsep tanda menjadi konsep fungsi tanda. Eco menyimbulkan bahwa “satu tanda bukanlah entitas semiotik yang dapat ditawar, melainkan suatu tempat pertemuan bagi unsur-unsur independen (yang berasal dari dua sistem berbeda dari dua tingkat yang berbeda yakni ungkapan dan isi, dan bertemu atas dasar hubungan pengkodean”. Eco menggunakan “kode-s” untuk menunjukkan kode yang dipakai sesuai struktur bahasa.







OPINI : Secara umum, Semiotik ialah ilmu yang mempelajari sistem tanda, seperti bahasa, kode, sinyal, dan sebagainya; dan merupakan suatu ilmu analisis tanda / studi tentang bagaimana sistem penandaaan berfungsi. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa setiap tanda baik itu natural maupun tidak, berbentuk atau tidak pastilah memiliki makna yang menyertai.
Contohnya Logo sebuah perusahaan salah satunya BMW


Logo BMW ini pun ternyata memiliki makna dibalik bentuknya. Logo yang berupa lingkaran yang terbagi empat dengan dua warna, putih dan biru langit berselang-seling. Itu melambangkan baling-baling pesawat yang berputar di langit biru.

Simbol tersebut relevan dengan sejarah BMW sebagai pemasok utama mesin pesawat terbang, misalnya 'Red Baron' untuk pemerintah Jerman selama Perang Dunia I.

Pada 1918, ketika perang dunia berakhir, pemerintah Jerman menghentikan permintaan mesin pesawat pada BMW. Kondisi tak punya pilihan saat itu, justru membuat BMW berkreasi. Arah bisnis berubah. Perusahaan tersebut mulai dengan membuat rem kereta api, lalu sepeda bermotor, sepeda motor, dan lalu mobil yang mendunia.



Disusun oleh : Vivi - 915070029

Selengkapnya...

Simbol dan Arsitektur

Simbol dan arsitektur merupakan dua bidang yang berbeda, yakni:
Simbol secara etimologi berasal dari bahasa latin yakni symbolum atau symbolon dan symbolon dari bahasa Yunani, yang artinya objek, gambar, tulisan, suara, atau tanda tertentu yang mewakili sesuatu yang lain leh asosiasi, kemiripan atau konvensi.

Simbol menurut David Fontana dalam bukunya, " The secre at Language of symbols, A visual key to symbols and their meanings", adalah:
  • Merupakan salah satu cara manusia mengekspresikan sesuatu yang telah berlangsung di semua kebudayaan sepanjang waktu.
  • Mencerminkan salah satu cara manusia mengekspresikan sesuatu yang telah berlangsung di semua kebudayaan sepanjang waktu.
  • Mencerminkan intelektualitas, emosi, dan spirit manusia.
  • Memungkinkan terjadinya sebagian besar hubungan komunikasi manusia dalam bentuk tertulis maupun verbal, gambar, ataupun isyarat.

Sedangkan arsitektur secara etimologi berasal dari bahasa latin yaitu Architecture atau dalam bahasa Yunani, arkitekton - arkhitektonike yang artinya kepala atau pemimpin dan pembangun atau tukang kayu. Jadi, arsitektur adalah seni dan ilmu merancang bangunan dan struktur fisik lainnya.

Arsitektur dalam definisi yang lebih luas meliputi semua kegiatan desain:
  • Dari level mikro (desain bangunan atau bangun-bangunan, komplek bangunan, desain furniture)
  • Ke tingkat makro (desain perkotaan: kawasan, bagian kota, arsitektur lansekap)

Saat ini, arsitektur dapat merujuk kepada aktivitas, merancang sistem, apapun dan sering digunakan dalam dunia TI.

Karya arsitektur sering di anggap sebagai:
- Karya seni. Contoh : Pyramid-Mesir
- Symbol politik dan budaya. Contoh : Gedung Putih

Sejarah peradaban manusia sering diidentikan dengan karya arsitektur yang masih ada sebagai bagian perjalanan peradaban manusia itu sendiri.

Arsitektur lahir dari dinamika antara:
Kebutuhan >< Cara
Tempat tinggal >< Bahan bangunan
Keamanan >< Teknologi
Ibadah >< Ketrampilan yang tersedia
dan lain-lain

Dilihat dari segi kebutuhan, sebuah bangunan arsitek hanya menjadi tempat tinggal, rumah ibadah, tempat berobat dan masih banyak lagi. Namun, dalam bangunan tersebut terdapat dinamika lain yakni CARA. Bangunan tersebut dibangun dengan lantai marmer atau ubin biasa? Dengan kayu atau besi? Dengan cara instan atau manual? Semua hal tersebut, menjadikan sebuah bangunan mempunyai pesan masing-masing.

Uraian sederhana berikut preseden, diharapkan dapat membantu memperjelas kualitas pentinng arsitektur sebagai tanda atau komunikasi.

Arsitek sebagai tanda atau komunikasi

Komunikasi tidak hanya disampaikan secara verbal tapi juga secara non-verbal bahkan komunikasi dapat disampaikan melalui suatu bangunan arsitek.
Vitruvius, arsitek Roma pada awal abad ke-1 masehi berpendapat, bahwa bangunan yang baikk harus memenuhi tiga prinsip (De architectura) :
1. Firmitatis. Daya tahan, berdiri kokoh dan tetap dalam kondisi baik.
2. Utility. Bermanfaat dan berfungsi dengan baik bagi orang-orang yang menggunakannya.
3. Venustatis. Keindahan, menyenangkan orang dan meningkatkan semangat mereka.

Dalam banyak peradaban kuni, arsitektur dan urbanisme mencerminkan keterlibatan konstan dengan yang ilahi dan sepernatural.

Budaya tradisional melibatkan faktor-faktor yang bersifat:
- Fisik.
- Non-fisik. Khususnya bersifat simbolik, simbol-simbol digunakan untuk mengkomunikasikan makna susunan tertentu. Contoh : Kota Terlarang-China, Kraton Ngayogyakarta Hadingingrat - Indonesia, Candi Borobudur - Indonesia, dan Susunan Kota Kairo - Mesir.

a. Kota Terlarang - China
  • Istana kaisar dinasti Ming dan Qing
  • Dibangun pada tahun 1407 oleh dinasti Kaisar Ming ke III (1368-6144)
  • Merupakan tempat kediaman kaisar dinasti Qing lainnya (1644-1911)
  • Bangunan yang mencerminkan seni bangunan klasik Cina dan arsitektur Feodal.
  • Kompleks kota terlarang sejak 1987 menjadi karya arsitektur yang dilindungi oleh UNESCO.
Makna dari susunan Kota Terlarang di Cina adalah sebagai berikut (22)

Pada kota terlarang di Beijing, memberi contoh psikologi tata ruang dan tata bangunan yang klasik agung tentang bagaimana orang yang menghayati suatu 'poros' dan gunung 'hierarki' tiga dimensional pada struktur dua dimensi. Penyusunan sesuai urutan yakni:
- Gerbang
- Alun-alun
- Gedung
- Dinding-dinding yang mengelilinginya.



Pada Kota Terlarang terdapat simbolisme di dalam penataannya sangat kuat dengan melibatkan dimensi vertikal yang sifatnya kosmologis. Secara imajiner membentuk tahapan dari duniawi hingga nirvana.

b. Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat - Indonesia
Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat terletak di Yogyakarta, Indonesia. Setelah di lihat pusat Kraton Ngayogyakarta secara simbolis menyatu dengan lingkungan dan menghubungkan secara vertikal:
- Mikrokosmos (yang tampak)
- Makrokosmos (yang tidak tampak)

Kraton Ngayogyakarta menjadi simpul yang menghubungkan Samudra Indonesia dengan Gunung merapi. Secara simbolis menunjukkan bahwa Kraton Ngayogyakarta menghubungkan dua kerajaan 'alam'. Keraton sendiri di gambarkan sebagao gabungan kehidupan mikrokosmos dengan kehidupan makrokosmos.

Kraton Jogja merupakan simbolisme di dalam penataan kota Yogyakarta. Keraton biasa di damping oleh:
- Dua alun-alun
- Sebuah menara (tugu) di utara
- Sebuah panggung kapryak di selatan

c. Candi Borobudur - Indonesia
Candi Borobudur yang sempat menjadi bagian dari 7 keajaiban dunia, merupakan bangunan yang didirikan oleh para penganut agama Budha Mahayana sekitar tahun 800-an masehi. Struktur Candi Borobudur berbentuk punden berudak yang terdiri dari :
- Enam tingkat berbentuk bujur sangkar
- Tiga tingkat berbentuk bundar melingkar
- Sebuah stupa utama sebagai puncaknya dan beberapa stupa tersebar di semua tingkat-tingkatannya.



Sepuluh tingkat menggambarkan secara jelas filsafat mahzab Mahayana, yakni menggambarkan sepuluh tingkatan Bodhisattva yang harus dilalui untuk mencapai kesempatan mejadi Budha.
  • Bagian kaki Borobudur melambangkan Kamadhatu, yaitu dunia yang masih dikuasai oleh karma atau "nafsu rendah"
  • Empat lantai dengan dinding berelief di atasnya oleh para ahli dinamakan Rupadhatu yang mempresentasi dunia yang sudah dapat membedakan diri dari nafsu tetapi masih terikat oleh rupa dan bentuk. Tingkatan ini melambangan alam antara alam bawah dan alam atas. Pada bagian Rupadhatu ini patung-patung Budha terdapat ceruk-ceruk dinding di atas balustrade atau selasar.
  • Mulai dari lantai kelima hingga ketujuh, dindingnya tidak berelief. Tingkatan ini dinamakan Arupadhatu ( yang berarti tidak berupa atau tidak berwujud). Denah lantai berbentuk lingkaran. Tingkatan ini melambangkan alam atas dimana manusia sudah bebas dari segala keinginan dan ikatan bentuk dan rupa, namun belum mencapai nirvana. Patung-patung Budha ditempatkan di dalam stupa yang ditutup berlubang-lubang seperti di dalam kurungan. Dari luar patung-patung seperti dalam kurungan. Dari luar patung-patung itu masih tampak samar-samar.
  • Tingkatan tertinggi yang menggambarkan ketiadaan wujud, dilambangkan berupa stupa yang terbesar dan tertinggi. Stupa digambarkan polis tanpa lubang-lubang. Di dalam stupa terbesar ini pernah ditemukan patung Budha yang tidak sempurna atau disebut juga unfinished Budha.











d. Susunan Kota Kairo - Mesir
Selain pada bangunan, susunan kota juga dapat menyimpan makna tersendiri. Seperti susunan kota di Afrika Utara yakni Kairo, Mesir. Pada gambaar, dapat terlihat susunan kota yang tidak menyambung atau buntu pada bagian kiri. Tidak seperti di Indonesia yang saling bersambungan. Sistem jaringan Kairo - Mesir disusun secara organis. Hal ini disebabkan karena kota-kota di timur tengah mempunyai suatu struktur bertentangan dengan bentuk-bentuk kota di Amerika Serikat. Organisasi kota-kota muslim dan Yahudi lebih :
- Membatasi dan mengendalikan perilaku dengan cara membatasi mobilitas, daripada meningkatkan pergerakan dan perhubungan lalu lintas.
- Kota-kota memiliki sejumlah besar distrik yang spesifik dalam hal etnik, religius ataupun fungsi.

Sedangkan di Amerika Serikat (Washington) memiliki sistem jaringan yang disusun secara teknis karena nilai tertinggi di tempatkan pada mobilitas dan fleksibilitas.

Karya arsitektur sebagai simbol
Karya arsitektur sebagai simbol :
  • Kekuasaan (Politikm kebangkitan/kejayaan kebangsaan adn ekonomi)
  • Demokrasi
  • Kemajuan teknologi
  • Sustainability approach
Contoh karya arsitektur sebagai simbol kekuasaan politik di gunakan oleh Louis XIV (1638-1715), bangunan Brandenburger Tor di Berlin, Lapangan Banteng atau Waterploo Plein - Indonesia dan Tugu Monumen Nasional (Monas) di Indonesia.

a. Louis XIV (1638-1715)
Louis XIV (1638-1715) menamain dirinya sebagai "Sun King" atau "Le Roi Soleil". Awal 1661, Louis Le Vau seorang arsitek dengan Andre le Notre seorang lanskap arsitek dan Charles le Brun sebagai pelukis dekoratir, memulai pekerjaan merenovasi dan perluasan istana yang ada. Versailles resmi menjadi pusat pemerintah pada tanggal 6 May 1682. Sedangkan bangunan yang melambangkan simbol kebangkitan/kejayaan adalah Arc-de-Triomphe atau monumen di Paris yang berdiri di tengah Place Charles de Gaulle yang dikenal sebagai "Place de I'Etoile". Simbol bangunan arsitek tersebut adalah:
- Gerbang kemenangan menghormati mereka yang berjuang untuk Perancis, terutama selama perang Napoleon.
- Di bagian dalam dan bagian atas busur ada semua nama-nama jenderal dan nama perang yang terjadi.
- Monumen itu di rancang oleh Jean Chalgrin pada tahun 1806.

Pawai kemenangan terkenak masa lalu atau di bawah Arc:
- Jerman pada tahun 1871
- Perancis pada tahun 1918
- Jerman pada tahun 1940
- Perancis dan sekutu pada tahun 1944 dan 1945

Pada bangunan ini, harus terdapat panjang atau jarak, simetris dan bagian tengah gedung lebih mundur yang melambangkan keagungan. Dan pada bagian halaman belakang terdapat banyak pintu kaca untuk pesta, agar dapat melihat danau, taman dan lainnya. Serta, tanaman Jeruk yang ditanam, karena pohon jeruk tidak ada disana yang menandakan kehebatan.

b. Bangunan Brandenburger Tor - Berlin
Selain Paris, di Berlin juga memiliki sebuah bangunan yang memiliki simbol. Bangunan Brandenburger Tor di Berlin ini dibangun ikeh Carl Gotthard Langhans tahun 1788-1791 pada zaman kepemimpinan Raja Frederick Willuan II dari Prusia. Pada bangunan gerbang tersebut terdapat Quadriga, sebuah kereta yang ditarik oleh empat ekor kuda didorong oleh Victoria, Dewi Kemenangan Romawi.
Desain gerbang didasarkan pada Propylae, pintu gerbang Acropolis di Athena, Yunani. Dan konsisten dengan sejarah Berlin, klasisme arsitektur (pertama Baroque dan kemudian Palladian).
Gerang pertama "Athen di atas sungai Spree" oleh arsitek Gotthard Carl con Langhans. Dan Quadriga, ibukota itu diukir oleh Johann Gottfried Schadow.
Pada tahun 1806, Prusi kalah dalam pertempuran Jena-Auerstedt. Akibat kekalahan tersebut, Quadriga di bawa oleh Napoleon ke Paris. Lalu, pada tahun 1814, Napoleon kalah di Prusia dan pendudukan Paris oleh Jenderal Ernst von Pfuel. Quadriga akhirnya dikembalikan ke Berlin, dilengkapi dengan simbol baru kekuasaan Prusia, Iron Cross. Sejak saat itu, gerbang tengah yang hanya boleh dilewati oleh keluarga kerajaan, boleh dilalui oleh keluarga Pfuel (1814-1919).

c. Lapangan Banteng atau Waterploo Plein - Indonesia
Bangunan - bangunan yang memiliki simbol dan arti yang penting juga ada di Indonesia, salah satunya adalah Lapangan Banteng atau Waterploo Plein. Pada jaman penjajahan Belanda, terdapat patung singa di Lapangan Banteng. Namun sejak Indonesia lepas dari penjajahan, patung Singa pun digantikan oleh patung pembebasan Irian Barat.

d. Tugu Monumen Nasional (Monas) - Indonesia
Selain lapangan Banteng, Monas atau Monumen Nasional menjadi salah satu bangunan yang memiliki simbol penting. Luas area Monas adalah 80 hektar, yang dibangun mulai 1959 dan diresmikan pada 17 Agustus 1961 oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Monas resmi dibuka pada tanggal 12 Juli 1975. Arsitek Monas adalah Soedarsono dan Frederich Silaban serta Ir. Rooseno sebagai konsultan.
Tujuan pembangunan tugu Monas, adalah:
- Mengenang dan melestarikan perjuangan bangsa Indonesia pada masa revolusi kemerdekaan 1945
- Terbangkitnya inspirasi dan semangat patriotisme generasi saat ini dan mendatang.

Arti dari tugu Monas, adalah:
- Pada bagian atas, melambangkan api yang tak kunjung padam.
- Pada bagian tengah,yakni tugu yang menjulang tinggi melambangkan lingga (alu atau anatan) yang penuh dimensi khas budaya bangsa Indonesia.
- Pelataran cawan melambangkan yoni (lumbung).
- Alu dan lumbung merupakan alat rumah tangga yang terdapat di setiap rumah penduduk pribumi Indonesia.

Pengaruh yang terkait dengan kepentingan politik Bung Karno terhadap perkembangan Jakarta diperlihatkan pad abeberapa arsitektur yang masih tertinggal hingga saat ini, yaitu:
- Monas, Ancol
- Poros Thamrin - Sudirman
- Kompleks Gelora Bung Karno, MPR-DPR
- Jakarta by-pass (inner ring road). Menunjukan gerakan non-blok Indonesia.
- Tebet

Obsesi dari Bung Karno adalah menunjukkan Indonesia yang beragam.

Runtuhnya Kejayaan
Beberapa bangunan arsitek pernah mengalami kejayaan. Namun, beberapa di antaranya runtuh akibat beberapa alasan.

a. Kaiser William Memorial Church (Kaiser- Willhelm-Gedächtniskirche)- Berlin.
Pada tahun 1890, bangunan ini rusak akibat bom udara pada masa Perang Dunia II. Namun , sisa-sisa puing tersebut masih dapat terlihat. Bangunan ini dibangun pada 1959-1963 oleh Egon Eirmann.

b. Jepang
Kawasan Nagasaki dan Hiroshima yang dipenuhi bangunan-bangunan tempat untuk tinggal dan memperoleh keamanan serta kenyamanan, menjadi rata dengan tanah pada 6 Agustus 1945 akibat serangan nuklir. Untuk mengenang masa kelam tersebut dan para korban, maka dibangunlah The a bomb dome - Hiroshima dan Nagasaki Hypocentre - Nagasaki.


Banyak gedung yang dibangun dengan makna yang di tanamkan sejak awal. Berbeda dengan gedung yang dibangun dengan tujuan dan pada akhirnya membentuk suatu simbol. Beberapa gedung yang dibangun dengan simbol adalah:
  • Jewish Museum, Berlin. Arsitek : Daniel Liebeskind, yang dibuka tahun 2001. Jewish Museum ini menyerupai cicak yang mengambil konsep dari Star of David.. Daniel Liebeskind adalah orang Yahudi. Bangunan ini dibangun dengan pilar-pilar yang tinggi, jendela yang banyak namun kecil, tangga yang menghadap ke dinding, persimpangan terowongan, sudut-sudut dalam bangunan, dan lainnya, menggambarkan masa Yahudi yang sengsara. Terperangkap dan hanya dapat melihat keluar, namun tidak dapat keluar.
  • Simbol kekuasaan ekonomi, dapat dilihat dari bangunan yang megah dan kumuh. Simbol ekonomi yang kuat ditunjukkan oleh Frankfurt, Shanghai, Dubai, dan masih banyak lainnya.
  • Simbol Kapitalisme - imperialisme dimiliki oleh WTC- World Trade Centre yang dibom pada tanggal 9 November 2001 oleh teroris.
  • Simbol demokrasi pada bangunan National Mall - Woshington DC sebagai tanda pembebasan budak oleh Abraham Lincoln , Reichstag (Bundestag)-Berlin sebagai tanda keterbukaan parlemen pada rakyat yang di cetuskan oleh Foster bahwa "Gedung Parlemen adalah gedung rakyat, yang berkuasa adalah rakyat" ,dan Bundaran HI- Jakarta yang menggunakan patung selamat datang yang mengandung sejarah dan pergerakan yang mengandung makna.
  • Simbol kemajuan teknologi pada bangunan menara eiffel. Dibangun antara 1887 dan 1889, sebagai pintu masuk Exposition Universelle, Pameran dunia yang merayakan seabad Revolusi Perancis. Dan pada tahun 1909 harus dibongkar. Oleh sebab itu, menara Eiffel di rancang agar mudah di runtuhkan. Namun, pada saat kota Paris hendak meruntuhkannya, menara ini terbukti mendatangkan untung dari segi komunikasi dan akhirnya menara ini dibiarkan berdiri setelah izin terseb ut kadarluasa.
  • Simbol teknologi baru dimiliki oleh Centre Georges Pompidou. Museum yang dibangun pada tahun 1971–1977 di daerah Beaubourg, Paris. Dikenal juga sebagai Pompidou Centre atau Beaubourg. Arsitek bangunan ini adalah Renzo Piano, Richard Rogers dan Su Rogers. Bangunan ini menampung:
    • Bibliothèque publique d'information, sebuah public library,
    • Musèe National d’Art Moderne, museum modern art terbesar di Europe
    • IRCM, pusat penelitian musik dan akustik.
  • Simbol ramah lingkungan, oleh Greenpix media wall atau GreenPix Zero Energy Media Wall yaitu gedung yang terletak di China yang menggunakan 2.292 lampu LED dengan luas setara 2.230 meter persegi. Penggunaan panel surya sebagai sumber, menjadi salah satu media promosi yang ramah lingkungan dan berteknologi.
  • Simbol Sustainability Approach atau berkelanjutan dimiliki oleh The living roof of the California of Sciences, sebuah musem dan tempat penelitian di San Fransisco, California.


Opini :
Semua arsitektur yang dibangun berdasarkan dua hal, yakni kebutuhan dan cara. Dan gedung dapat memiliki makna yang berbeda saat di bangun dan beberapa tahun kemudian. Simbol yang digunakan sebuah gedung mempunyai pesan-pesan tersembunyi. Contoh bangunan Shanghai di bawah ini.


Pada awalnya, bagian atas bangunan ini berbentuk bulat yang dikhususkan untuk eksekutif. Namun, berubah menjadi kotak, karena bentuk bulat menyerupai lambang bendera Jepang.
Dari kejadian tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa setiap arstektur memiliki dan menghasilkan simbol yang berbeda-beda sesuai dengan kesepakatan yang ada. Serta tidak hanya menghasilkan melainkan juga dapat mengikuti simbol yang ada.

Dosen : Eduard Tjahjadi

Disusun Oleh : Michele Vannessha - 915070013
Selengkapnya...

Politik dan Hukum

Diskusi Politik dan hukum dengan Bapak Tri Agung Kristanto yang menjabat sebagai editor politik dan hukum di harian KOMPAS.


"Tidak tahu kapan berakhirnya suatu masalah, karena masalah yang satu belum selesai sudah muncul masalah lainnya," kata bapak Tri Agung Kristanto yang akrab di sapa Pak Tra.
Masalah yang terkait politik dan hukum selalu ada dan tak pernah tuntas. Menghilangnya berita suatu kasus, tidak menandakan bahwa kasus tersebut sudah usai dan tuntas, melainkan kasus tersebut sudah tertimpa oleh kasus baru lagi yang di siarkan oleh media sebagai topik utama. Disini media berperan penting untuk membuat sebuah kasus menjadi penting atau tidak bagi masyarakat. Saat berita tersebut sering di tayangkan dengan intensitas tinggi, maka masyarakat akan membicarakannya menjadi bagian dari diri mereka.

Media yang berusaha membahas dan orang - orang yang bertindak menghilang saat muncul kasus baru yang menarik perhatian. Contoh saja kasus Anggodo yang tergeser oleh kasus Gayus dan kasus lainnya. Kasus Anggodo menguap begitu saja, dan mungkin kasus Gayus juga akan menguap seperti biasa. Hal ini disebabkan oleh ketidakjelasan politik dan hukum di negeri ini.

Selain itu, Bapak Tra juga membahas makna dari tersangka, terdakwa dan terpidana.
a. Tersangka adalah sebutan bagi para pelaku kasus korupsi. Contoh : Bupati Monang Sitorus resmi Tersangka Korupsi.

b. Terdakwa adalah sebutan bagi orang yang sudah di pengadilan.Contoh : Terdakwa Korupsi Bantuan KUBE Fiktif Dituntut 18 Bulan

c. Terpidana adalah Orang atau terdakwa yang terkena hukuman yang sudah tepat atau sudah pasti.Contoh : Eksekusi Tiga Terpidana Mati, belum bisa di laksanakan.

Jadi, tersangka, terdakwa dan terpidana memiliki perbedaan yang berbeda.

Bapak Tra menjelaskan bahwa mata rantai mafia di Indonesia adalah
a. Wartawan. Karena seorang wartawan dalam media harus netral atau objektif.
b. Pengacara. Seorang pengacara harus berusaha memenangkan kasus yang di tangani. Dan untuk memenangkan tersebut diperlukan segala cara.
Kedua hal tersebut merupakan mata rantai yang merusak hukum di Indonesia.

Keharusan menjadi ilmuwan instan, keharusan menjadi penyiar instan dan keharusan menjadi orang "gila", harus ditanamkan sebagai orang yang bergerak di bidang komunikasi khususnya jurnalistik. Karena harus mengetahui dan mengerti informasi, merangkainya menjadi sesuatu yang menarik di dengar dan di baca, serta menanyakan perasaan pada orang yang baru saja mengalami musibah lalu bersedia kerja selama 24 jam dengan bayaran yang murah. Ditambah, adanya un-told story yaitu informasi yang tidak dapat di beritahukan ke masyarakat.

Istilah Crime by mission juga dijelaskan pada saat akhir mata kuliah. Crime by mission terjadi saat atasan atau komandan tidak menegur bawahannya saat melakukan suatu kesalahan yang diketahui oleh Komandan atau atasan.

Opini
Politik dan Hukum Indonesia masih kurang jelas, sehingga masih terkesan lemah. Banyak kasus yang tidak terselesaikan dan tetap "dibungkus". Yang salah di benarkan dan yang benar disalahkan, sering kita lihat dalam politik dan hukum kita. Kesalahan fatal dengan kesalahan ringan, akan mendapatkan hukuman yang sama. Sangat ironis, karena negara ini sudah merdeka cukup lama namun politik dan hukumnya masih sangat rapuh. Tetapi, kebebasan media saat ini serta rasa Nasionalisme masyarakat sangat baik, sehingga politik dan hukum dipaksa menjadi lebih baik.

Sumber Gambar
http://www.toonpool.com/cartoons/Hammer%20of%20justice_33121


Dosen : Bapak Tri agung Kristanto


Disusun oleh : Michele Vannessha - 915070013



Selengkapnya...

Sabtu, 03 April 2010

Fungsi Otak

Otak Manusia terdiri dari :
1. Right hemispere (belahan otak kanan).
2. Left hemispere (belahan otak kiri).
3. Cerebral cortex. Pusat untuk melihat.
4. Skull.
5. Pons.
6. Hindbrain (cerebellum).
7. Medulla.


Lateralization of Brain Function atau Pembagian Fungsi Otak yaitu:

1.Right Hemisphere control (Untuk mengatur tubuh bagian kanan)
a.Logical thinking.
Berkaitan dengan hal-hal yang bersifat logis. Contoh : tentang hukum alam.
b.Language ability.
Hal-hal yang berkaitan dengan bahasa. Contoh : kemampuan berbahasa inggris, jepang, dan lain-lain.
c.Writting.
Hal-hal yang berkaitan dengan menulis. Contoh : kemampuan menulis novel, cerpen dan lain-lain.
d.Science and math work.
Berkaitan dengan hal-hal yang bersifat science dan matematika. Contoh : Kemampuan berhitung cepat, mengerjakan matematikan dan lain-lain.

2. Left Hemisphere control (Untuk mengatur tubuh bagian kiri)
a.Musical and artistic ability.
Berkaitan dengan hal-hal yang berseni. Contoh : kemampuan melukis, merajut dan lain-lain.
b.Perception of space.
Berkaitan dengan persepsi manusia terhadap suatu bidang. Contoh : mempersepsi sesuatu.
c.Imagination and fantasizing.
Berkaitan dengan imajinasi dan fantasi manusia. Contoh : kemampuan berimajinasi suatu cerita untuk dijadikan film.
d.Body control and awareness.
Berkaitan dengan perhatian terhadap diri sendiri dan sekitar. Contoh : kewaspadaan.


Otak kiri dan otak kanan ini tidak selalu seperti yang dituliskan, karena itu hanya dominasi saja yang akan dijelaskan pada selanjutnya.
Kita lebih menyukai hal-hal yang bersifat logis. Hal ini disebabkan oleh masa kecil kita. Kita selalu diajarkan menggunakan tangan kanan, baik menulis, makan, bersalaman, dan lain sebagainya. Sedangkan tangan kiri tidak boleh dipergunakan karena dianggap kurang sopan pada budaya timur. Oleh sebab itu, terjadilah diskriminasi seperti meja belajar, jam tangan, pintu,dan masih banyak lagi.


A comparison of left mode and right mode (Perbandingan antara otak kanan dan otak kiri)

1. Left Mode
-Verbal. Menggunakan kata-kata untuk menjelaskan, menentukan dan lainnya.
-Analisis (Analytic). Mengerjakan sesuatu dengan menganalisa bagian per bagian.
-Simbolik (Symbolic). Menggunakan simbol untuk menjelaskan sesuatu. contohnya: Simbol cap jempol yang berarti setuju atau bagus.
-Abstrak (Abstract).Menggunakan sedikit informasi dan menggunakannya untuk menwakili sesuatu. Misalnya : Langit mendung berarti akan turun hujan. Langit mendung merupakan sedikit informasi yang digunakan untuk menjelaskan tanda-tanda hujan.
-Temporal. Bersifat teratur dalam waktu atau jadwal, dengan melakukan hall pertama lalu hal kedua dan seterusnya secara berurutan. Contohnya : saat berpidato, maka harus mempersiapkan data terlebih dahulu, kemudian naskah, dan seterusnya.
-Rasional (Rational). Segala sesuatu berasal dari fakta dan alasan. Misalnya : kebakaran terjadi karena lilin yang jatuh dan menyebabkan kebakaran. Faktanya lilin yang menyebabkan kebakaran.
-Digital. Penggunaan nomor seperti berhitung.
-logika (Logical).Kesimpulan berasal dari logika atau logis. Misalnya teori matematika, dimana 1 + 1 = 2.
-Linear. Pemikiran yang bersifat linear atau lurus, dari satu lalu ke satu lagi untuk mendapatkan hasil atau kesimpulan.

2. Right Mode
- Non verbal. Kesadaran akan suatu hal, tapi masih menggunakan sedikit kata-kata.
- Sintesis (synthetic). Pembentukan dengan menggabungkan satu hal pada suatu kesatuan untuk membentuk sesuatu.
- konkrit (concrete). Berkaitan dengan hal-hal yang nyata.
- analogic. Melihat kemiripan antara hal satu dengan hal lain.
- Non temporal. kebalikan dari temporal.
- Non rational. kebalikan dari rasional.
- Spatial. Melihat hal lain yang dikaitkan dengan sesuatu dan dijadikan suatu kesatuan.
- Intuisi (intuitive). Sesuatu yang didasarkan pada pola tidak lengkap, firasat, perasaan dan lain-lain.
- Holistic. Melihat semua hal secara keseluruhan, mempersepsikan pola keseluruhan dan struktur, serta sering menimbulkan kesimpulan yang berbeda.

Gambaran Perbandingan otak kiri dan kanan :




How the brain divides its work
(Pembagian Kerja Pada Otak)



Beware of simplified views of the brain.
(otak kiri dan kanan tidak bekerja sendiri-sendiri, melainkan hanya dominasi saja. Otak kiri dan kanan ada saling keterhubungan.)

Koordinasi kiri dan kanan
Otak kiri dan kanan tidak lah bekerja sendiri-sendiri, melainkan terdapat koordinasi yang cukup kuat antara otak kiri dan kanan.
Berikut ini, terdapat test warna dan huruf yang dapat dicoba. Bagaimana terjadi koordinasi otak kiri dan kanan.
Di bawah ini terdapat test yang terdapat beberapa tulisan yang berwarna. Bacalah warna yang ada pada. Bukan membaca tulisan. :)



Pada Gambar di atas, Anda berusaha melihat dan mengucapkan warnanya bukan pada tulisannya. Hal tersebut terlihat mudah, karena warna dan tulisan sama. Hanya satu tulisan dan warna saja yang berbeda. Di bawah ini, terdapat gambar yang sama, cobalah Anda baca dan sebutkan warnanya bukan tulisannya.




Anda pasti akan mengalami sedikit kesulitan saat menyebutkan warna pada gambar tersebut. Hal tersebut disebut Left-Right Conflict atau konflik antara otak kiri dan kanan. Dimana,
- Otak kanan mencoba menyebutkan warna, sedangkan
- Otak kiri lebih terdorong untuk membaca tulisan.
Hal ini terjadi karena terjadi dominasi pada otak kiri yang membaca kata dibanding otak kanan yang melihat warna.

Kuadran Pembelajaran



Ada tiga cara belajar pada manusia, yaitu:
- Visual : cara belajar yang menggunakan indra penglihatan lebih dominan. Cara belajar ini lebih ke mengarah pada membaca tulisan, melihat gambar dan lain sebagainya. Contohnya : membuat mind-map saat belajar.
- Auditory : cara belajar yang menggunakan indra pendengaran lebih dominan. Cara belajar ini lebih mengarah pada mendengarkan. Contohnya : mendengarkan musik sambil belajar, mendengarkan orang yang sedang menjelaskan, dan lain sebagainya.
- Kinestetik : cara belajar yang harus disertai dengan gerakan tubuh. Seperti belajar sambil berjalan, atau belajar sambil mengayunkan kaki, dan lain sebagainya.

The Four Selves



Pada kiri atas, lebih kepada pengumpulan fakta, analisis, argumen, teori, terperinci dan statistik.
Pada kiri bawah, lebih melihat segala sesuatu secara mengalir atau urutan, agak pelit, perencanaan, dan organisasi.
Pada Kanan bawah, lebih dapat memahami, dapat membangun antusiasme, lebih pada hal-hal bersifat emosi dan perasaan.
Pada kanan atas, lebih pada keteraturan, membaca petunjuk, dan lebih intituitif.


Brain Dominance Communication
Komunikasi yang baik tergantung pada dominasi otak setiap individu. Hal tersebut dapat terjadi, karena kuadran-kuadran tersebut dimiliki setiap orang. Dan setiap orang memiliki kuadran berbeda-beda.










Otak, dikaitkan dengan kemampuan komunikasi dengan orang lain. secara teoritis, otak dapat dibagi-bagi dalam beberapa kuadran. Sebenarnya, terdapat otak emosi, dimana otak emosi dapat mempengaruhi persepsi. Bagaimana kita mempersepikan sesuatu dan bertindak dipengaruhi oleh otak emosi. Namun, otak emosi jarang sekali digunakan.
Ketiadaan otak emosi menyebabkan ingatan akan orang-orang yang ada disekitar kita menjadi tidak ada.

Pendapat kami:
Otak manusia sangatlah kompleks. Terdapat otak kiri dan kanan yang memiliki fungsi masing-masing yang membentuk seorang manusia di tengah masyarakat.
Kuadran-kuadran otak pada manusia membentuk dominasi sifat tertentu pada manusia yang membuat mereka dapat berkomunikasi, berinteraksi dan melakukan banyak hal dengan orang lain.
Namun, meskipun otak manusia dibagi menjadi kiri dan kanan. Otak kiri dan kanan tidaklah bekerja sendiri-sendiri, melainkan ada hubungan yang saking terkait.
Dengan mengetahui Fungsi Otak manusia, kita dapat lebih mempelajari sifat seseorang. Seperti termasuk kuadran manakah saya? Orang Tua saya? Teman? Dan dari sana, kita dapat lebih mengembangkan kemampuan kita sebagai manusia.


Dosen : Dr.Shidarta,S.H,M.Hum.

Selengkapnya...